Laporan Studi Kasus (Penelusuran Dawal) Benda Estetika dan Ergonomi
Dosen
Pengampu:
1.
Drs. Jajang S, M.Sn.
2.
Dr. Drs. I Ketut Supir, M.Hum.
Benda Estetika dan Ergonomi
Benda estetika adalah objek atau barang yang memiliki nilai keindahan atau kelebihan artistik yang membuatnya menarik secara visual. Nilai estetika ini bisa berasal dari desain, bentuk, warna, tekstur, atau bagaimana suatu benda ditempatkan atau dipresentasikan. Benda estetika sering kali digunakan dalam dekorasi, seni, atau sebagai bagian dari koleksi pribadi untuk menciptakan lingkungan yang lebih indah dan menyenangkan.
Sedangkan, benda ergonomi adalah benda atau barang yang memiliki nilai kegunaan/fungsi yang dirancang untuk memudahkan dan meningkatkan kenyamanan, efisiensi, dan kesehatan pengguna saat digunakan.
Benda-benda di sekitar kita, ada yang memiliki nilai estetis dan ada yang memiliki nilai ergonomis, bahkan ada juga benda yang memiliki nilai estetis dan ergonomis. Berikut adalah contoh benda estetis dan ergonomis; estetis tak ergonomis; dan tak estetis tetapi ergonomis.
1. Benda Estetis dan Ergonomis
 |
Tas Aban-aban. (gambar dari creator)
|
Tas Aban-Aban
Tas aban-aban merupakan tas yang terbuat dari anyaman tali embos strapping yang sering digunakan sebagai tempat atau wadah untuk meletakkan dan membawa suatu barang. Masyarakat Hindu di Bali sering menggunakan tas ini untuk membawa banten (semacam sesajen/persembahan untuk upacara adat dan keagamaan Hindu) saat akan sembahyang ke Pura.
Analisis Estetika - Tas aban-aban terbuat dari anyaman tali embos strapping dengan kombinasi warna yang cerah dan ditambahkan motif berupa lukisan ragam hias flora sehingga menambah kesan estetika.
Analisis Ergonomi - Tas aban-aban tidak hanya mengutamakan estetika tetapi juga mengutamakan fungsinya sebagai tas. Terbuat dari bahan tali embos strapping yang kuat dan ukurannya yang cukup besar membuatnya dapat melindungi barang bawaan dengan baik dan mampu membawa banyak barang. Serta yang tak kalah penting adalah mudah dibawa kemana-kemana.
2. Benda Estetis tak Ergonomis
 |
| Kumpulan Perhiasan. (pinterest.com) |
PerhiasanPerhiasan adalah benda atau aksesori yang dikenakan untuk memperindah penampilan. Biasanya terbuat dari bahan-bahan batuan atau logam berharga seperti emas, perak, berlian, mutiara, zamrud dan bahan berharga lainnya. Perhiasan bisa berupa cincin, kalung, gelang, anting-anting, dan bros. Perhiasan juga dianggap sebagai tanda status sosial atau kekayaan.
Analisis Estetika - Perhiasan memiliki nilai estetika yang tinggi, oleh karena itu perhiasan dikenakan hanya untuk memperindah penampilan. Keindahannya tentu saja berasal dari bahan-bahan batuan atau logam berharga seperti emas, berlian, mutiara, dan batuan permata lainnya yang keindahannya sudah tidak dapat diragukan lagi. Selain itu, motif-motif perhiasan juga menambah kesan estetika pada perhiasan itu sendiri.
Analisis Ergonomi - Meskipun mengutamakan unsur estetis, tetapi jika dilihat dari unsur ergonomis benda guna, perhiasan hanya berguna untuk meperindah penampilan dan pamer kekayaan. Bagi sebagian orang, mengenakan perhiasan dapat membuatnya merasa tidak nyaman karena perasaan takut jikalau perhiasan hilang. Dalam kasus lainnya, perhiasan palsu terkadang dapat menyebabkan iritasi pada kulit saat dikenakan.
3. Benda tak Estetis tetapi Ergonomis
 |
Kursi Kantor. (gambar dari creator)
|
Kursi KantorKursi kantor adalah jenis kursi yang dirancang khusus untuk digunakan oleh para pekerja kantoran di lingkungan kerja, terutama di depan meja atau komputer.
Analisis Estetika - Kursi kantor hanyalah kursi biasa yang tidak memiliki nilai estetika. Tanpa embel-embel lukisan, motif ragam hias ataupun unsur estetika lainnya. Warnanya pun hanya polosan yakni hitam.
Analisis Ergonomi - Meskipun tidak memiliki nilai estetika, kursi kantor memiliki nilai ergonomis yang sangat baik. Kursi ini dirancang dengan fitur ergonomis untuk mendukung kenyamanan dan kesehatan penggunanya, seperti sandaran yang dapat diatur, penopang punggung bawah, bantalan yang empuk, serta roda untuk mobilitas. Desainnya tentu saja bertujuan untuk mengurangi kelelahan, mencegah nyeri punggung, dan meningkatkan produktivitas selama bekerja dalam waktu yang lama. Serta pada kursi ini terdapat fitur berputar 360 derajat, sehingga dikala bosan bisa sedikit refresing dengan bermain komedi putar.
Setiap benda disekitar kita memiliki nilai estetis dan ergonomisnya masing-masing. Benda yang memiliki nilai estetis tinggi akan cocok sebagai pajangan atau penghias interior untuk menambah estetika pada suatu ruangan. Benda yang memiliki nilai ergonomis tinggi akan sering digunakan untuk memudahkan suatu pekerjaan. Serta benda yang memiliki nilai estetis dan ergonomis akan dapat memudahkan suatu pekerjaan sekaligus memperindah penampilan.
Disusun Oleh:
PUTU ANGGA SAPUTRA
2402071005
PRODI D3 DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
Komentar
Posting Komentar